PASAR properti di wilayah timur Jakarta, khususnya Cibitung, Kabupaten Bekasi, menunjukkan geliat positif sepanjang semester pertama 2026. Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat krisis energi dan memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat serta Israel, permintaan rumah komersial dengan harga di bawah Rp500 juta justru terus meningkat.
Fenomena ini terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak di kawasan eksklusif Zetira yang dikembangkan Harmoni Park Group di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang merupakan anak perusahaan Vista Land Group.
Menurut General Manager Harmoni Park Group Ardian Hendra, Cibitung kini dinilai menjadi salah satu episentrum baru pasar properti di kawasan timur Jakarta. Pertumbuhan infrastruktur yang masif, akses tol yang semakin baik, serta kebutuhan hunian bagi pekerja kawasan industri menjadi faktor utama yang mendorong permintaan rumah di wilayah tersebut.
Kondisi ini juga sejalan dengan proyeksi pasar rumah tapak di Jabodetabek pada tahun 2026. Berdasarkan data Leads Property, pasokan rumah tapak diperkirakan terus bertambah dengan tingkat permintaan mencapai sekitar 11.000 hingga 12.000 unit sepanjang tahun ini. Segmen rumah kelas menengah disebut masih menjadi tulang punggung pasar properti nasional.
Melihat tingginya kebutuhan tersebut, ungkap Ardian, Harmoni Park Group meluncurkan dua tipe rumah baru, yakni Belvia dan Aria, di Kawasan Zetira yang berdekatan dengan Gran Harmoni Cibitung.
Kawasan rumah komersial ini dikembangkan dengan konsep sustainability development atau pembangunan berkelanjutan. Pengembang mengusung lingkungan hunian yang lebih sehat dengan penggunaan material ramah lingkungan, area daur ulang (recycle hub), serta fasilitas penunjang modern yang disebut sebagai konsep hunian future ready.
“Dalam empat bulan terakhir, permintaan rumah komersial harga di bawah Rp500 juta di Kawasan Zetira meningkat cukup signifikan,” kata Ardian di sela-sela acara Grand Launching Belvia & Aria, Kawasan Zetira beberapa waktu lalu.
Menurut Ardian, lokasi strategis menjadi salah satu daya tarik utama kawasan tersebut. Kawasan Zetira hanya berjarak sekitar lima menit dari akses Tol Gabus ruas Cibitung-Cilincing dan terhubung dengan kawasan Muktiwari serta Sarimukti.
Selain itu, kawasan ini dilengkapi jalan utama selebar 14 meter dengan jaringan listrik bawah tanah (underground cable), sistem satu gerbang (one gate system), CCTV, jaringan internet fiber optik khusus, hingga fasilitas community hub.
Konsep arsitektur yang diusung juga cukup unik karena mengadopsi gaya klasik Belanda yang terinspirasi dari kunjungan Ratu Belanda, Queen Máxima, ke proyek tersebut beberapa waktu lalu. Kawasan Zetira sendiri merupakan kawasan rumah komersial seluas 3 hektare.
Saat ini Harmoni Park Group juga mengembangkan sejumlah proyek lain seperti Harmoni Park Residence (Cileungsi), Harmoni Primavera (Cileungsi), Puri Harmoni Pasirmukti (Citeureup), dan Harmoni Park Bekasi (Bekasi). Meski tergolong pemain muda di industri properti, Harmoni Park Group telah membangun sekitar 3.300 unit rumah dalam lima tahun terakhir di lahan lebih dari 40 hektare.
Beberapa proyeknya bahkan sempat viral di media sosial dan mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pejabat negara. Harmoni Park Group diketahui pernah dikunjungi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, hingga Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda.
Sementara itu, Project Manager Kawasan Zetira Tantri mengatakan, untuk menarik minat konsumen, Harmoni Park Group juga menghadirkan program promosi bertajuk Harmoni Spekta yang berlangsung hingga 20 Juni 2026.
Melalui promo tersebut, konsumen cukup membayar booking fee Rp1 juta dengan DP 0 persen. Selain itu, tersedia subsidi cicilan Rp500 ribu selama satu tahun, bebas PPN 11 persen, gratis internet tiga bulan, serta bebas IPL selama enam bulan.
”Dalam peluncuran tahap awal Kawasan Zetira, kami memasarkan empat tipe rumah yakni Belvia (33/66), Aria (44/66), Freya (33/66), dan Juna (30/66). Belvia dan Aria merupakan tipe terbaru,” jelas Tantri.
Tantri mengatakan, tipe Belvia merupakan tipe favorit yang dipasarkan mulai harga Rp400 jutaan dan disebut menjadi salah satu produk paling diminati. Rumah tersebut sudah dilengkapi area belakang tertutup sehingga siap huni dan minim renovasi tambahan. Sementara tipe Aria hadir dengan posisi strategis di jalan utama cluster dan dibanderol Rp450 juta.
Pada tahap pertama, pengembang memasarkan 19 unit rumah ready stock dan tiga unit telah terjual sejak grand launching dimulai. Target pasar utama proyek ini adalah pekerja di kawasan industri MM2100 serta konsumen dari Jakarta Timur dan Jakarta Utara yang mencari hunian terjangkau dengan akses transportasi yang semakin mudah.
Selain fasilitas internal, Kawasan Zetira juga mulai dilengkapi fasilitas komersial seperti minimarket dan pusat kuliner untuk mendukung kenyamanan penghuni. (E-4)