DENZA resmi memperkenalkan model terbarunya, DENZA Z, dalam ajang Beijing International Automotive Exhibition 2026. Peluncuran ini menandai langkah baru brand tersebut dalam memasuki segmen supercar listrik global sekaligus memperluas portofolio produknya.
Model ini disebut sebagai supercar listrik pintar pertama dari DENZA, sekaligus mempertegas ambisi perusahaan untuk bersaing dengan merek-merek otomotif premium dunia. Dengan kehadiran DENZA Z, lini produk DENZA kini mencakup MPV, SUV, sedan, hingga supercar, menjadikannya salah satu brand kendaraan energi baru (NEV) dengan portofolio premium paling lengkap.
Pengembangan DENZA Z dipimpin oleh Wolfgang Egger, Global Design Director BYD, dengan mengusung filosofi desain “Pure Emotion”. Konsep ini diwujudkan melalui pendekatan “Elegance in Motion”, yang menekankan keseimbangan antara estetika elegan dan karakter dinamis.
Salah satu elemen desain yang menonjol adalah garis bodi “Skyline”, yang dirancang untuk memaksimalkan permainan cahaya dan bayangan. Selain itu, warna eksterior Florence Green dikembangkan melalui proses pelapisan multi-layer, menghasilkan efek visual yang menggabungkan kedalaman warna dengan tekstur metalik khas kendaraan premium.
Detail aerodinamika seperti saluran udara di kap mesin, penggunaan material serat karbon, hingga desain atap terbuka (retractable soft-top) dirancang sebagai satu kesatuan antara fungsi dan estetika.
Di sektor performa, DENZA Z diklaim menghasilkan tenaga lebih dari 1.000 horsepower dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik. Angka ini menempatkannya di jajaran kendaraan performa tinggi dunia.
Mobil ini dibangun di atas platform e³, sistem kontrol kendaraan pintar yang memungkinkan pengaturan distribusi torsi secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan stabilitas dan kemampuan menikung di berbagai kondisi.
Selain itu, sistem suspensi DiSus-M berbasis magnetorheological memungkinkan penyesuaian redaman dalam hitungan milidetik, menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan performa. Sistem bantuan berkendara canggih God’s Eye juga disematkan untuk meningkatkan kemampuan deteksi lingkungan dan interaksi kendaraan.
DENZA Z tidak hanya dirancang sebagai kendaraan performa tinggi, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup modern. Versi convertible, misalnya, dikembangkan dengan konsep “all-around luxury” yang menggabungkan fungsi sebagai mobil harian, kendaraan performa, sekaligus simbol gaya hidup.
Salah satu fitur unik yang ditawarkan adalah kemampuan kendaraan untuk melakukan drift secara otomatis membentuk pola tertentu yang dipilih pengguna. Fitur ini menjadi pendekatan baru dalam menghadirkan interaksi antara pengemudi dan kendaraan.
Setelah debut di Beijing, DENZA berencana membawa model ini ke panggung internasional. DENZA Z dijadwalkan tampil dalam Goodwood Festival of Speed pada Juli 2026, salah satu ajang otomotif paling bergengsi di Eropa.
Perusahaan juga membuka kampanye penamaan global untuk beberapa varian, termasuk hardtop, convertible, dan track edition, dengan melibatkan partisipasi publik dalam menentukan identitas model tersebut.
DENZA sendiri merupakan brand yang lahir dari kolaborasi antara BYD dan Mercedes-Benz pada 2010, sebelum akhirnya sepenuhnya dimiliki oleh BYD. Sejak meluncurkan model pertamanya pada 2014, brand ini terus memperluas pasar ke berbagai negara di Asia.