[ad_1]
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5359089/original/035005100_1758619530-Screenshot_2025-09-23_161020.jpg)
1. Efektivitas Sangat Tinggi
KB IUD memiliki tingkat keberhasilan hingga 98–99,8% dalam mencegah kehamilan. Angka kegagalannya sangat rendah dibandingkan metode kontrasepsi lain.
2. Dapat Menjadi KB Darurat
IUD bisa dipasang dalam 5 hari setelah hubungan seksual tanpa kondom sebagai kontrasepsi darurat. Cara ini sangat efektif mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.
3. Pemasangan dan Pelepasan Fleksibel
IUD bisa dipasang maupun dilepas kapan saja sesuai kebutuhan. Prosesnya relatif singkat dan tidak menimbulkan rasa sakit berkepanjangan.
4. Efek Samping Rendah (Non-Hormonal)
IUD tembaga tidak mengandung hormon, sehingga efek sampingnya lebih ringan. Cocok bagi wanita yang tidak bisa menggunakan kontrasepsi hormonal.
5. Kesuburan Cepat Kembali
Setelah IUD dilepas, kesuburan biasanya langsung pulih. Hal ini memudahkan bila ingin segera merencanakan kehamilan kembali.
6. Mengurangi Risiko Kanker (Hormonal)
Pada IUD hormonal, risiko kanker serviks dan kanker rahim dapat berkurang. Selain itu, IUD hormonal juga membantu menekan pertumbuhan endometriosis.
7. Mengurangi Nyeri Haid (Hormonal)
Beberapa wanita dengan endometriosis merasakan nyeri haid berkurang setelah menggunakan IUD hormonal. Hal ini karena hormon di dalamnya memengaruhi dinding rahim.
[ad_2]