[ad_1]

loading…
Petugas menyisir sekolah internasional di Kelapa Gading, Jakarta Utara yang mendapat teror ancaman bom pada dini hari tadi. Foto/SindoNews
“Minta uangnya lewat kripto nilainya sekitar USD 30.000,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko, Rabu (8/10/2025).
Seto menerangkan, pengirim pesan teror tersebut menggunakan kode ponsel negara Nigeria. Kepolisian sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Cryto untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan.
“Mereka minta transfer lewat kripto ke salah satu wallet address, nah dari pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak kripto. Sedang dilakukan,” ujar dia.
Baca juga: Teror Bom 2 Sekolah di Tangsel, Polisi Buru Pelaku
[ad_2]