PLATFORM media sosial di bawah naungan Meta, yakni Facebook, Instagram, dan Messenger, mengalami gangguan layanan secara luas pada Minggu (19/7). Gangguan ini menyebabkan ribuan pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia, tidak dapat mengakses akun, memuat linimasa (feed), hingga mengirim pesan.
Berdasarkan data dari DownDetector, laporan gangguan mulai melonjak secara signifikan pada sore hari waktu Indonesia Barat (WIB). Selain Indonesia, kendala akses ini juga dilaporkan terjadi di Amerika Serikat, Singapura, Inggris, hingga Myanmar.
Di Singapura, sejumlah pengguna bahkan menerima notifikasi “Account Temporarily Unavailable” saat mencoba masuk ke akun Facebook mereka.
Lonjakan laporan pertama tercatat pada pukul 14.46 WIB (07.46 GMT). Di Amerika Serikat, sebanyak 4.808 pengguna melaporkan masalah pada Facebook, dengan 63 persen di antaranya mengeluhkan akses melalui situs web.
Sementara itu, di Inggris, lebih dari 4.000 laporan masuk sekitar pukul 14.45 WIB, mayoritas terkait kegagalan akses versi desktop.
Pada puncak gangguan, DownDetector mencatat lebih dari 4.000 laporan untuk Facebook dan lebih dari 1.500 laporan untuk Instagram. Keluhan utama pengguna meliputi aplikasi yang gagal dimuat, feed yang kosong, hingga pesan Messenger yang tidak terkirim.
Kondisi Terkini
Layanan dilaporkan mulai berangsur pulih sekitar tiga jam setelah puncak gangguan. Pantauan pada pukul 19.40 WIB menunjukkan penurunan drastis jumlah laporan di DownDetector, dari ribuan menjadi hanya puluhan laporan. Sebagian besar layanan Instagram dan Messenger juga terpantau kembali normal pada Minggu malam.
Hingga saat ini, pihak Meta belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab gangguan massal tersebut. Belum ada konfirmasi apakah insiden ini dipicu oleh kesalahan konfigurasi sistem, gangguan server, atau faktor teknis lainnya. (The Sun/Independent/The Straits Times/Z-10)