SHAREHOLDER Surge (WIFI), Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa program IRA – Internet Rakyat bisa menjadi salah satu pendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju 8% sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.
“Ini adalah salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Maka saya amat yakin dan optimis, kita bisa mencapai 8% pertumbuhan dalam waktu tidak terlalu lama. Dengan antara lain, infrastruktur berupa internet murah, internet rakyat,” ucap Hashim saat peluncuran IRA – Internet Rakyat di Jakarta, Selasa (26/5).
Hashim menyampaikan, berdasarkan laporan studi yang dibuat McKinsey menunjukkan bahwa setiap 10% populasi satu negara yang bisa mendapatkan internet murah, yang efisien, serta terjangkau bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi 0,7-1,3% setiap tahun.
“Ya katakanlah 1% per tahun. Dan saya sudah dengar. Surge sudah siap tahun ini untuk memasang 5 juta pelanggan tahun ini,” beber Hashim.
Maka dari itu, harga WIFI IRA – Internet Rakyat yang tanpa batas kuota dengan kecepatan mencapai 100 Mbps seharga Rp100 ribu atau setara tiga bungkus rokok, Hashim meyakini bahwa hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan secara mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Saya yakin kita bisa mencapai hampir 7% pertumbuhan dengan internet murah. Apalagi nanti (ada program) perumahan, hilirisasi dan sebagainya,” tuturnya. (Fal/P-3)