Klub raksasa Italia, Juventus, mulai bergerak aktif menyusun peta kekuatan baru menghadapi bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. Tim pemandu bakat dan manajemen teknis Si Nyonya Tua secara intensif membidik sejumlah amunisi anyar demi meningkatkan daya saing di panggung Serie A maupun kompetisi Eropa.
Langkah perombakan ini difokuskan pada penguatan lini pertahanan, penambahan kreativitas sektor tengah, serta penyegaran opsi juru gedor di lini depan. Strategi belanja yang terukur diproyeksikan dapat menjaga kedalaman skuad agar tetap solid sepanjang musim.
Penguatan Sektor Pertahanan dan Pilar Bek Sayap Modern
Sektor pertahanan menjadi prioritas utama perbaikan dengan membidik bek tengah milik Bologna, Jhon Lucumi, yang telah teruji di kompetisi domestik. Selain itu, nama pilar fleksibel Bayer Leverkusen, Piero Hincapie, turut masuk dalam daftar pantauan guna memberikan opsi variasi taktis di lini belakang.
Untuk menyempurnakan area bek kanan, Juventus juga mengincar talenta muda asal Portugal yang kini membela Lille, Tiago Santos. Kehadiran para pemain bertahan ini diharapkan mampu memberikan benteng kokoh serta memberikan fleksibilitas transisi permainan yang modern.
Penyegaran Lini Tengah dan Penambahan Kreativitas Serangan
Pada sektor gelandang, nama Morten Frendrup dari Genoa dilirik untuk menghadirkan keseimbangan serta daya tarung yang kuat di area tengah. Karakter permainannya yang lugas dalam memutus alur serangan lawan menjadi nilai tambah berharga bagi stabilitas tim.
Sementara itu, untuk meningkatkan variasi operan dan kreativitas serangan dari lini kedua, Juventus kembali memantau gelandang Atalanta, Lazar Samardzic. Opsi lain seperti bintang muda AS Monaco, Lamine Camara, juga disiapkan sebagai gelandang box-to-box energetik untuk jangka panjang.
Amunisi Lini Depan dan Opsi Penyerang Fleksibel
Guna menambah ketajaman di area penalti, penyerang serbabisa milik Napoli, Giacomo Raspadori, masuk dalam radar perburuan sebagai solusi lini depan. Fleksibilitas Raspadori yang mampu berperan sebagai penyerang lubang maupun penyerang utama menjadi keunggulan tersendiri bagi skema taktis tim.
Di samping itu, penyerang muda berbakat asal Prancis, Arnaud Kalimuendo, serta winger veteran Domenico Berardi turut dipertimbangkan sebagai amunisi peningkat daya gedor. Kombinasi antara pengalaman pemain berpengalaman dan potensi pemain muda ini siap menjadikan lini serang Juventus makin menakutkan.